Pengurus Nasional Demokrat Mundur Secara Berjamaah

Ketua Dewan Pimpinan Nasional Demokrat Wilayah Jawa Tengah, Rustriningsih, akhirnya menyatakan mundur dari kepengurusan organisasi kemasyarakatan tersebut. Keputusan mundur yang disampaikan di Semarang, Jumat sore, juga diikuti oleh sebagian besar inisiator dan pengurus wilayah serta kabupaten/ kota di Jawa Tengah. “Sebagian pengurus juga menyatakan mundur. Adapun yang masih bertahan merupakan orang-orang yang saat ini masuk di Partai Nasdem,” kata Wakil Gubernur Jawa Tengah ini. Ia menjelaskan, dari sekitar 150 orang pengurus Nasional Demokrat wilayah Jawa Tengah, hanya sekitar 20 orang yang tidak menyatakan mundur.

Menurut dia, alasan pengunduran dirinya ini tidak jauh berbeda dengan yang disampaikan oleh mantan Ketua Dewan Pertimbangan Pimpinan Pusat Nasional Demokrat, Sri Sultan Hamengku Buwono X, yakni pembentukan Partai Nasdem.

Ia menuturkan, pembentukan Partai Nasdem ini telah menyimpang dari pemikiran awal pembentukan organisasi kemasyarakatan Nasional Demokrat. “Akibatnya, sulit memberi pengertian kepada anggota di tingkat bawah tentang organisasi yang nama dan lambangnya nyaris sama ini,” katanya.

Selanjutnya, kata dia, kepengurusan Nasional Demokrat Jawa Tengah dikembalikan ke pengurus pusat. “Berbagai pertangungjawaban administrasi akan diselesaikan dalam satu-dua hari ini,” katanya.

Meski para pengurus Nasional Demokrat ini mundur secara “berjamaah”, menurut dia, komunikasi ke depan akan tetap berlanjut, antara lain melalui pembentukan suatu forum.

Sementara itu, Wakil Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat Nasional Demokrat, Willy Aditya menuturkan, pengunduran sejumlah tokoh organisasi ini, seperti Sri Sultan serta Ketua Nasional Demokrat Jawa Barat, Sudrajat, tetap dapat dipahami dan diterima secara organisatoris.

Oleh karena itu, lanjut dia, untuk mengisi kekosongan jabatan-jabatan yang ditinggal tersebut, pengurus pusat telah menunjuk Siswono Yudho Husodo yang sebelumnya menjabat sebagai Ketua Dewan pakar untuk menggantikan posisi Sri Sultan.

Adapun jabatan Sudrajat akan digantikan oleh Pelaksana Tugas Ketua Nasional Demokrat Jawa Barat, Soleh Solahuddin.

Iklan

Perihal admin
Hobi Menulis

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: