Sedikit Tentang Istana Sultan Sumbawa

Dalam Loka “ atau Istana Tua yang ada sekarang merupakan Istana Raja Sumbawa yang dibangun pertama kali sekitar tahun 1885 Masehi pada saat Raja Sumbawa Muhammad Jalaluddin Syah III memerintah. Istana yang sempat dijadikan Moseum itu dibuat dengan kayu jati yang didatangkan khusus dari kebun jati di Limung Moyo Utara dan dari beberapa tempat lainnya di Kabupaten Sumbawa. Akhir Tahun 2010 lalu Istana Tua ini selesai direhab. ( Gambar disamping adalah Istana ke empat yang dibangun ditempat ini )

Istana Tua ini terdiri dari dua bangunan kembar yang ditopang oleh 98 tiang kayu jati dan 1 tiang pendek ( tiang guru ) yang terbuat dari kayu cabe, sehingga jumlah keseluruhan tiangnya adalah 99 mengambil jumlah sifat Allah SWT ( Asmaul Husna,’ ).
Jika melihat jumlah tiang yang mengabadikan sifat-sifat Allah itu, maka sudah bisa dipastikan bahwa sekitar masa itulah Raja Sumbawa beserta keluarga nya memeluk Agama Islam. Sebuah titah pun dikeluarkan Raja Sumbawa saat itu khusus dalam melaksanakan adat istiadat bahwa “ ADAT BERSENDIKAN SARA’ dan SARA BERSENDIKAN KITABULLAH “
Dalam Loka ini juga dihiasi beberapa ukiran khas Samawa, namun semua itu banyak yang hilang entah kemana. Sekarang yang tersisa hanyalah dokumentasi dalam bentuk photo-photo. Tetapi ada beberapa kelengkapan atau pakaian Sultan yang sempat diamankan dan disimpan di Bala Kuning, yakni kediaman pribadi Sultan Sumbawa Muhammad Kaharuddin III.
Istana Sultan Sumbawa ini baru saja selesai direnovasi mudah-mudahan bisa bertahan lama seperti bangunan yang lama. Sebelumnya, ditempat berdiri nya Istana Tua sekarang ini juga pernah ada setidaknya tiga buah Istana yang tidak terlalu besar yakni Istana Bala Balong, Istana Bala Sawo, dan Istana Gunung Setia. Namun Istana-Istana itu sudah lama tiada karena lapuk dimakan usia dan sebuah diantaranya hangus terbakar, yakni Istana Gunung Setia, sebelum Istana Tua yang sekarang dibangun,

Iklan

Perihal admin
Hobi Menulis

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: