Febi..Akhirnya Dibantu Manager PT.NNT

Sabtu 1 Oktober 2011 menjadi hari bersejarah bagi keluarga Muhammad Itong dan Ibu Sahra, warga RT 02 RW 01 Kelurahan Seketeng Sumbawa Besar. Sabtu pagi mereka diundang ke Kantor PT.NNT di Jalan Cendrawasih Sumbawa Besar untuk menerima sedikit kepedulian PT.NNT kepada putri kedua mereka Febrianti yang nyaris putus Sekolah karena tidak mampu membayar SPP.

Febrianti 18 Tahun adalah siswi klas 2 Jurusan Tehnik Komputer Jaringan  SMK Negeri 1 Sumbawa Besar yang pada bulan Juni 2011 lalu diancam tidak diperkenankan mengikuti ulangan umum karena tida mampu membayar SPP. Sumbawanews.com kemudian menulis kasus Febrianti ini. Namun pihak terkait terutama Pemkab Sumbawa khususnya Dinas terkait sepertinya tidak ambil pusing terhadap kasus ini, termasuk ketika seorang anggota DPRD Sumbawa yang ikut mempertanyakan. Pihak sekolah pun menutup diri soal kewajiban yang dibebankan kepada Febi apalagi komite Sekolah tersebut yang tetap pada keputusannya bahwa Febi harus melunasi SPP jika mau mengikuti ulangan umum.

Persoalannya bisa diatasi saat itu ketika seorang anggota DPRD Sumbawa Jamaluddin Afifi SH turun tangan membantu Febi membayar SPP nya. Namun kelanjutan pendidikan Febi tetap menghantui kedua orang tuanya yang berpenghasilan dibawah rata-rata orang kebanyakan. Membuat jajan atau apa sajalah yang bisa dilakukan kedua orang tuanya untuk menutup biaya sekolah Febi.

Febrianti, gadis yang tekun beribadah ini masuk ke SMK Negeri 1 Sumbawa Besar menggunakan keterangan miskin yang dikeluarkan RT dan RW tempat ia menetap. Tahun pertama berjalan lancar tampa dipusingkan oleh SPP. Namun menginjak klas 2 tepatnya di bulan Juni 2011 lalu Febi diminta untuk membayar SPP.

Berita yang dilansir sejumlah media itu, kendati tidak mendapat respon dari Pemkab, Dinas Pendidikan Nasional dan SMK Negeri 1 Sumbawa Besar ternyata mengundang keprihatinan berbagai kalangan termasuk rekan-rekan se-klas Febi yang terus mensuport agar bersabar, berusaha dan berdoa kepada Allah SWT. Keprihatinan juga datang dari  Senior Manager External Relation PT.NNT Arief Perdanakusumah ketika membaca kasus Febi ini.

Arif Perdana Kusumah langsung mengabarkan kasus ini kejajaran manager di exsternal relation PT.NNT agar bisa membantu Febi membayar SPP nya. Para manager langsung beraksi dan meminta Manager Strategic Stacholder Relation PT.NNT Ikhlasuddin Jamal untuk memfasilitasi penyerahan bantuan kepada Febi. Kontak pun dilakukan Ikhlasuddin Jamal melalui wartawan senior Ahmad Zuhri Muhtar sekaligus sebagai penulis kasus Febi ini.

Jumat malam 30 September 2011 saya langsung mengabari keluarga Febriati dikediamannya. Sedikit lama menunggu, karena Febi masih sholat berjamaah di Mesjid Nurul Huda Sumbawa Besar. Ketika pulang Febi dan kedua orang tuanya langsung diberitahu prihal undangan dan kepedulian PT.NNT ini. Febi langsung menangis sembari memuji kebesaran Tuhan. “ Alllahu Akbar..Allahu Akbar…terimakasih ya Allah doa ku telah engkau kabulkan “ ujar Febi nyaris tak bersuara. Suasana haru bercampur bahagia sangat terasa dikediaman gadis yang sehari-hari berjualan jajan keliling kampung ini.

Sabtu pagi sekitar jam 09.25 wita, Febi diterima Ikhlasuddin Jamal diruang kerjanya di Kantor PT.NNT Jalan Cendrawasih Sumbawa Besar. Febi yang ditemani kedua orang tua dan sumbawanews disambut penuh keharuan oleh Manager Strategic Stacholder Relation PT.NNT. Seusai menyerahkan bantuan kepada Febi, Ikhlasuddin menyampaikan terimakasih kepada media yang telah mengangkat masalah ini dan alhamdulillah para jajaran manager di PT.NNT terketuk dan merasa berkewajiban membantu. “ Bantuan ini tidaklah besar, namun bisa untuk menyelesaikan pembayaran SPP Febi selama setahun “ ujar Ikhlas.

Ikhlasuddin Jamal mengatakan ada beberapa anak sekolah tidak mampu yang sudah diberikan bantuan melalui prakarsa Senior Manager External Relation PT.NNT Arief Perdanakusumah. Sosok Arif memang sudah tidak asing bagi masarakat di Kabupaten Sumbawa dan KSB. Pria kelahiran Sunda ini hampir sebagian hidupnya dijalani di Sumbawa sebagai geologis PT.NNT. Dialah penemu cebakan tembaga dan emas di Batu Hijau dan Elang Rinti. Sumbawa sudah menjadi tanah kelahiran kedua baginya sehingga ketika membaca berita tentang Febi ini, ia langsung merenung dan menyebarkan kabar ini kepada seluruh jajaran manager di PT.NNT.

Pada kesempatan itu Febrianti mengharapkan agar PT.NNT mau memberikan bea siswa kepada nya. Dialog kecil pun terjadi. Ikhlas menanyakan apakah ananda Febi sudah mengisi formulir untuk beasiswa itu ? Febi menjawab sudah tapi nggak ditanggapi. Kata Febi sembari memperlihatkan arsip daftar isian beasiswa itu. Ikhlasuddin lalu menjanjikan Febi untuk membicarakan dengan Senior Manager External Relation PT.NNT Arif Perdanakusumah.

Iklan

Perihal admin
Hobi Menulis

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: