Garuda, Pesawat Pertama Yang Mendarat Di BIL

Tepat jam 10.05 wita hari  Sabtu 1 Oktober 2011 lewat 5 menit dari jadwal  semula , pesawat Boing 737 800 ER Garuda Indonesia mendarat dengan mulus pada landasan pacu sepanjang 2750 meter di Bandara Internasional Lombok ( BIL ) Tanak Awu Lombok Tengah .  Ini sebagai tanda mulai beroperasinya BIL yang terletak di Desa Tanak Awu Kecamatan Pujut Lombok Tengah sekitar 21 Km dari Mataram Ibukota NTB . BIL menggantikan Bandara Selaparang Mataram yang secara resmi ditutup sejak pukul 18.00 wita tanggal 30 September 2011 . Semua pihak berharap dengan beroperasinya Bandara Internasional Lombok memacu perekonomian untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat NTB .

Areal Bandara Internasional Lombok ( BIL ) mencapai 551 hektar , merupakan areal Bandara  terluas di Indonesia setelah Bandara Internasional Soekarno-Hatta di Cengkarenag Jawa Barat . Pembangunan BIL memakan waktu dan proses sangat lama mencapai belasan tahun ,mulai dari pembebasan lahan tanah dari masyarakat Tanak Awu Kecamatan Pujut .( Bandara Internasiona Lombok dari depan )

Waktu itu ganti rugi tanah masih sangat murah antara Rp 200.000 sampai dengan Rp 300.000 per are ( 100 meter persegi ) , sehingga menimbulkan banyak reaksi berkepanjang . Namun akhirnya semua dapat diselesaikan sehingga terwujud sebuah Bandara Internasional yang menghabiskan biaya hampir Rp 1 trilyun tepatnya Rp 945,8 milyar . Anggaran itu sebagian besar berasal dari PT Angkasapura I , sedangkan dari Pemprop NTB Rp 110 milyar dan Pemkab Lombok Tengah Rp 40 milyar .

Setidaknya ada dua hal penting yang menjadi pertanyaan berbagai kalangan tentang BIL . Yang pertama adalah uji coba landasan pacu sepanjang 2750 meter untuk landing ( pendaratan ) dan Take Off belum pernah dilakukan . Tetapi pihak terkait menyatakan uji coba sdh dilakukan dengan alat berat. Dengan pendaratan pesawat perdana di BIL sabtu pagi , menjawab keraguan sebagian orang tentang kondisi landasan pacu yang belum diuji coba dengan pendaratan pesawat .

Hal kedua adalah menyangkut sertifikat Bandara yang ditandatangani Dirjen Perhubungan Udara . Informasi yang berkembang bahwa sertifikat itu belum ditanda tangani , namun pihak berwenang di NTB menyatakan sertifikat itu sudah ditanda tangani

Namun terlepas dari kedua hal tersebut , jam 10.00 wita 1 Oktober pesawat Boing 737 800 ER Garuda Indonesia  landing di BIL membawa Gubernur NTB TGH.Zainul Majdi dan pejabat lainnya bersama tokoh masyarakat . Mereka sudah terbang ke Bandara Soekarno Hatta  dan dari sana berangkat ke BIL di Tanak Awu Lombok Tengah . Sejarah baru terukir bagi NTB , sebab hari ini secara resmi NTB memiliki Bandara Berkelas Internasional setelah dihajatkan belasan tahun lalu. < infosketsa >

Iklan

Perihal admin
Hobi Menulis

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: