” PULAU MOYO ” ANDALAN WISATA SUMBAWA

Pulau Moyo, sebuah pulau terbesar kedua di Kabupaten Sumbawa, merupakan salah satu destinasi wisata kelas dunia yang sering dikunjungi selebritis mancanegara untuk berwisata ketenangan. Keindahan pantai,laut dan alamnya yang masih alami, Pulau Moyo menawarkan ketenangan bagi penikmat keindahan alam bebas dan bawah laut. Pantas saja jika banyak wisatawan dalam dan luar negeri yang bertandang ke pulau yang eksotis dan tenang ini. Pulau Moyo memiliki variasi ketinggian dari 0-648 m di atas permukaan laut.

Sebagai penanda masih lestarinya pulau seluas kurang lebih 30.000 hektar ini, ratusan kupu-kupu akan terlihat dari balik semak belukar, pepohonan atau di tengah padang savana. Pulau ini juga dihuni 21 jenis kelelawar, burung, macaque, babi liar, rusa dan ular. Namun, dengan kondisi alam yang masih sangat alami,Anda tidak disarankan memasuki pulau ini tanpa pemandu agar tidak tersesat.

Keindahan alam yang masih alami. Hutan yang indah dan nyaris tak tersentuh, air terjun dan sungai-sungai alami, serta keindahan bawah laut yang tiada habisnya. Itulah kesan pertama yang dirasakan orang yang berkunjung ke Pulau ini. Selain hiking di hutan, menyusuri sungai dan air terjun, beberapa gua yang dapat dicapai dengan berjalan kaki, bisa menjadi alternatif wisata. Salah satunya adalah Gua Ai Manis yang harus dicapai dengan sedikit memanjat tebing. Gua ini tempat bersarangnya ratusan kelelawar. Aktivitas lain yang bisa Anda lakukan adalah trekking selama dua jam yang bisa dimulai dari Labuan Haji, ke arah Air terjun Brang Rea (Sungai Besar) yang terletak di tengah pulau. Di samping itu, Air terjun berundak Mata Jitu yang berada di taman burung Pulau Moyo juga menjadi daya tarik wisata. Di sepanjang jalan menuju air terjun,dapat Anda jumpai aneka macam burung dan salah satu di antaranya adalah megapodius.

Pulau Moyo juga merupakan surga bagi pencinta burung. Dari 124 spesies burung yang terdapat di Sumbawa,86 jenis di antaranya berada di pulau ini. Spesies burung langka juga bisa Anda temukan di sini. Di antaranya adalah Kakatua berkepala kuning serta burung Gosong. Burung Gosong ini sungguh unik karena mengandalkan tanaman dan ranting untuk menghasilkan panas selama masa inkubasi telurnya.

Iklan

Perihal admin
Hobi Menulis

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: