KISAH KEDATANGAN LADY DIANA KE PULAU MOYO

Pulau Moyo adalah sebuah pulau besar kedua di Kabupaten Sumbawa. Pulau yang sepi namun memiliki kekayaan alam yang luar biasa sehingga menarik minat danl memikat beberapa orang-ternama dunia, seperti  Lady Diana dan Mick Jagger untuk berlibur. Keindahan pantai, alam bebas dan bawah laut Pulau Moyo memang sangat menggiurkan para pelancong tidak saja dari mancanegara juga wisatawan dalam negeri. Entah sudah berapa ribu orang wisatawan yang telah berkunjung ke Pulau ini. Bagi wisatawan yang mencari ketenangan seperti Lady Diana dan Mick Jagger, Pulau Moyo adalah surganya.

Menurut kabar, Lady Diana sebelum berkunjung ke Pulau Moyo sempat meragukan suasana tenang yang ditawarkan padanya saat ia berada di Bali. Namun pelaku wisata yang menawarkan suasana Pulau Moyo kepada isteri pertama Pangeran Charles dari Inggeris ini tidak patah arang dan dengan segala cara mereka membujuk Lady Diana termasuk memperlihatkan fhoto dan visual Pulau Moyo. Kunjungan yang memang sudah direncanakan lalu disetujui sang putri dan tetap dirahasiakan. Kesibukan pun terjadi, para pengawal Lady Dy mulai memencar ke Sumbawa untuk mempersiapkan kedatangannya. Semua peralatan canggih ikut dibawa oleh pengawalnya ke Moyo bahkan kepala PT.Telkom Sumbawa pak Jumri kala itu, juga super sibuk membawa anak buahnya ke Pulau Moyo untuk mendirikan tower antena saluran telefon.Jumri sendiri nggak tahu bahwa kesibukannya saat itu untuk menyambut kedatangan Lady Dy, ia hanya tahu kalau Amanwana, sebuat resort di Pulau Moyo membutuhkan saluran telefon.

Tibalah sang lagenda Putri Dy dari Bali menumpang pesawat khusus  di Bandara Brang Biji Sumbawa Besar. Kalau tidak salah Hari itu, Senin 16 Agustus 1993, sekitar jam 12.00 siang dengan menumpang pesawat carteran Nugrasanta. Pesawat tsb.  mendarat mulus di Bandar Udara Brang Biji Sumbawa Besar.Lucunya, bandara Brang biji tidak terlihat kesibukan yang luar biasa seperti jika ada pejabat atau tokoh penting datang. Biasa-biasa saja saat itu,hanya sebuah mobil Mercy warna gelap segera menjemputnya di tangga pesawat. Siang itu  kebetulan saya berada di Bandara untuk mengirim berita ke sebuah redaksi media cetak di Denpasar.

Beberapa hari setelah Putri Diana meninggalkan Amanwana, entah siapa yang membocorkan ; tersebarlah berita kedatangan sang Putri. Bupati Sumbawa alm.Haji Yakub Koswara, lalu memanggil saya yang sedang bersiap menyiarkan berita daerah di RPD Sumbawa yang kebetulan masih dikomplek Pendopo Bupati, dan menanyakan apakah saya ada menulis dan menyiarkan berita tentang kedatangan Putri Diana. Saya pun ikut kaget mendengar pertanyaan beliau. Saya jawab tidak ada sembari balik bertanya apakah Putri Diana itu ada datang ke Sumbawa pak..tanya saya. ” Ia..kabarnya dia ke Pulau Moyo ” ucapnya dengan raut muka yang sedikit kecewa. ” Masa saya nggak diberitahu..ada apa-apa kan saya juga ikut bertanggung jawab ” keluhnya sambil memerintahkan saya mencari tahu ke Amanwana. Perintah tambahan pak Yacub Koswara saat itu ” Mek..kalau kamu tahu nanti, jangan kamu siarkan “. tegasnya.

Lalu saya mencoba mencari tahu dan ternyata benar bahwa Putri Diana berkunjung ke Pulau Moyo. Ia bahkan ditemani Laksamana Madya TNI. (Purn) H. L. Manambai Abdulkadir ( alm ) dan beberapa petinggi Moyo Safari Abadi. Putri Diana datang ke Pulau Moyo bersama tiga teman wanitanya dan sejumlah pengawal. Selama tiga hari dua malam Putri Diana berwisata di Pulau Moyo dan sempat menyaksikan keindahan air terjun Mata Jitu.

Yang lebih lucu lagi cerita pak Jumri Kepala PT.Telkom Sumbawa saat itu. Peralatan yang dipasang Telkom dengan sangat keburu itu ternyata tidak dipakai karena pengawal Putri Diana sudah membawa alat komunikasi sendiri ke Moyo lengkap dengan parabola mini yang diarahkan ke sebuah satelit.

Iklan

Perihal admin
Hobi Menulis

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: