BKBPP SUMBAWA BERHARAP BISA MENEKAN ANGKA KDRT

 Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan (BKBPP) Kabupaten Sumbawa akan melakukan penyuluhan dan sosialisasi  yang intensif guna menekan angka kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), hal itu dikarenakan angka kekerasan dalam rumah tangga di Sumbawa cukup tinggi.       Ditemui diruang kerjanya belum lama ini Kepala BKBPP setempat Ir  Ahmad Yani menjelaskan bahwa hingga akhir tahun 2011 ini pihaknya telah menangani 120 kasus kekerasan dalam rumah tangga. Untuk menekan angka kekerasan tersebut pihaknya akan berupaya  mengintensifkan penyuluhan dan sosialisasi. “Langkah yang ingin kami lakukan kedepan adalah mengintensifkan penyuluhan dan sosialisasi agar kasus KDRT bisa berkurang, “ terangnya.

 Terhadap  pelaku KDRT, Yani menjelaskan bahwa pihaknya hanya melakukan mediasi dan fasilitasi terhadap kasus kekerasan dalam rumah tangga, namun bila permasalahan tersebut dibawa ke ranah hukum dan berujung pada perceraian maka sudah menjadi tanggung jawab kepolisian dan pengadilan agama. “Kita hanya sebagai mediator untuk penyelesaian masalah agar pasangan yang melakukan kekerasan bisa rujuk kembali,” paparnya.       Ahmad Yani yang baru enam bulan menjabat kepala BKBPP  tersebut optimis  bahwa penyuluhan yang intensif serta sosilaisasi dapat menekan angka KDRT di Kabupaten Sumbawa dengan harapan  menciptakan keluarga yang  sejahtera dan sakinah. “Kami bersama dengan kepolisian dan kejaksaan akan bersama-sama melakukan sosialisasi Undang-undang nomor 23 tahun 2010 tentang kekerasan dalam rumah tangga kepada masyarakat,” jelas pegawai low profil ini.

Iklan

Perihal admin
Hobi Menulis

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: