IZIN PERTAMBANGAN YANG BERMASALAH HARUS DICABUT

MENDAGRI

Menteri Dalam Negeri  Gamawan Fauzi mengatakan, izin pertambangan yang terbukti bermasalah atau tidak sesuai dengan prosedur dan aturan yang ada, harus dicabut. Menurut Gamawan, di Jakarta, Jumat 27 Januari 2012, jika bupati tidak mencabut izin yang bermasalah tersebut, maka pencabutan dapat dilakukan oleh gubernur. Apabila gubernur tidak mencabut, maka pemerintah pusat dapat mengambil alih untuk mencabutnya.

Merujuk pada kasus izin eksplorasi PT Sumber Mineral Nusantara (SMN) yang dipermasalahkan warga Bima, Gamawan mengatakan telah meminta Gubernur Nusa Tenggara Barat TGH Zainul Majdi untuk mengevaluasi ketentuan pemberian izin tersebut. “Saya sebelumnya sudah berbicara dengan Gubernur, agar dia mengevaluasi pemberian izin itu. Jadi evaluasi dilakukan secara objektif,” katanya.

Jika berdasarkan hasil evaluasi pemberian izin tersebut bermasalah atau tidak memenuhi ketentuan yang berlaku, maka Gubernur diharapkan memerintahkan bupati untuk mencabut izin. Gamawan mengaku belum mendapat laporan dari Gubernur NTB tentang hasil evaluasi izin eksplorasi tersebut.

Mendagri berharap masalah yang berkaitan dengan izin eksplorasi yang dikantongi PT SMN, dapat diselesaikan dengan dialog. Bupati Bima Ferry Zulkarnaen, ujarnya, perlu memberikan penjelasan pada masyarakat.

Sementara itu malam ini Bupati Bima Fery Zulkarnaen bersama muspida setempat membahas surat rekomendasi yang telah diterimanya dari Kementerian SDM, sembari ia menjelaskan bahwa nasib IUP bernomor 188/45/357/004/2010 yang telah diterbitkannya akan ditentukan malam ini. ” Soal dicabut tidaknya IUP itu malam ini diputuskan ” Ujar Fery kepada para wartawan seusai meninjau puing-puing Kantor Bupati Bima yang di bakar massa bersama Sekda NTB, Kapolda dan Danrem NTB.

Izin Usaha Pertambangan itu mencakup areal seluas  seluas 24.980 hektare meliputi wilayah Kecamatan Lambu, Sape, dan Langgudu.

Iklan

Perihal admin
Hobi Menulis

One Response to IZIN PERTAMBANGAN YANG BERMASALAH HARUS DICABUT

  1. Nuryadin Hz says:

    Seandainya Ferry lakukan komunikasi intens dengan sejumlah masarakat terkait adanya niat para investor datang berinvestasi di daerahnya, maka Insya Allah tidak akan terjadi seperti apa yg tengah kita saksikan bersama sekarang ini. Memburu provokator akan menambah daftar masalah,bukan dapat menyelesaikan masalah tanpa masalah. Cabut izin No.188 rakyat merasa punya harga diri. Perlu diingat….kekuasaan sepenuhnya berada ditangan rakyat….Kalau rakyat bersatu apapun bisa. Anda dan kita semua tentu masih segar dalam ingatan bahwa pemimpin Lybia Kol.Muammar Khadafi tewas ditangan rakyatnya sendiri,apa harus kita paksakan Lybia episode II pindah di Bima atau Sumbawa? Summanauzubillahiminzaliq.-

%d blogger menyukai ini: