MENYAMBUT HPN KE 66 : GOOD NEWS IS NO NEWS ???

SELAMAT ULTAH

Insan Pers, hari ini memperingati Hari Pers Nasional ke 66 yang tahun ini di pusatkan di Jambi. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pun berkesempatan hadir dlam acara tersebut. Lalu hikmah apa yang bisa diambil dari peringatan yang dilaksanakan setiap tahunnya itu ?? Adakah pers nasional kita sudah mampu menerapkan apa yang seharusnya dilakukan ?? Sebagian besar masarakat menyebut pers nasional kita semakin eksis dalam melakukan aktifitas nya, namun juga tidak sedikit yang masih mencibir kebebasan yang diberikan kepada insan pers dalam melakukan kegiatannya.

Saya lalu teringat statement Presiden kita setahun yang lalu atau dua hari setelah peringatan HPN ke 65 seusai memberikan penghargaan kepada sejumlah pejabat daerah di Istana Negara. Beliau mengatakan “Ada yang bilang good news is no news, saya kurang setuju. Bad news is bad news, good news is good news, makanya kalau ada kealfaan, kekurangan silakan diangkat agar jadi pelajaran,” kata SBY

 SBY kala itu berharap agar berita baik soal pejabat daerah yang mendapat penghargaan ini bisa sampai ke masyarakat.  Mereka yang mendapat penghargaan patut mendapatkan apresiasi. “Barangkali kita lebih suka mengatakan yang tidak baik, mencerca, dan bahasa yang sejenis,”  Padahal tabiat seperti itu, kata SBY, tidak membawa ketentraman dan tidak adil. Yang namanya adil itu, ujar SBY, kalau ada perbuatan yang salah atau alpa yang dilakukan pejabat, sebaiknya ditegur. Kalau terlibat pelanggaran hukum sebaiknya diserahkan kepada kepolisian, atau aparat berwenang lainnya.

Sayangnya …sambungnya lagi, seringkali pejabat yang berprestasi mendapat perlakuan sebaliknya, tidak  mendapat perhatian yang sepadan. “Jadi saya berharap berita baik ini sampai ke masyarakat, masuk ke media massa lokal,” kata dia. “Kalau ada good news jangan disembunyikan, jangan malu-malu untuk diwartakan,” kata SBY setahun yang lalu.

Pertanyaan saya dan mudah-mudahan pula menjadi pertanyaan teman se-profesi, sudah adil dan seimbangkah kita dalam melakukan pewartaan minimal seperti harapan presiden ?? Saya berharap seperti itulah yang sudah kita lakukan menapaki usia profesi kewartawanan di Indonesia. Itung-itung sebagai introspeksi diri.

Selamat HARI JADI,  PERS INDONESIA.

Iklan

Perihal admin
Hobi Menulis

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: