1 ORANG MENINGGAL AKIBAT BANJIR DI SUMBAWA

PHOTO ILUSTRASI

Angin kencang disertai hujan lebat yang terjadi sejak beberapa hari ini, juga diikuti angin puting beliung yang merusak ratusan rumah warga di Kabupaten Sumbawa. Sejauh ini korban jiwa, satu orang dilaporkan tewas terseret banjir dan satu orang belum ditemukan di Desa Mamak Kecamatan Lopok, hari ini Kamis 15 Maret 2012. Ditempat lain belum ada laporan jatuhnya korban jiwa.

Dari wilayah Selatan, tepatnya di Desa Lunyuk Ode Kecamatan Lunyuk,sebuah rumah rusak parah diterjang angin puting beliung selama 10 menit. Namun tidak ada korban jiwa. Jumlah rumah yang rusak ringan mencapai 60 buah rumah. Menurut Abdul Hadi Amd kontributor situs ini di Lunyuk,kawasan terparah akibat angina kencang ini adalah di bagian barat kota Kecamatan Lunyuk, mulai dari Lunyuk Ode hingga ke Emang yang berhadapan langsung dengan laut.

Begitu pula pohon-pohon tumbang tidak terbilang jumlahnya terutama dijalan-jalan utama yang melintas dari Alas Barat hingga ke Pidang di Kecamatan Tarano, wilayah paling timur Kabupaten Sumbawa.

Akibat pohon tumbang ini pun, fasilitas jaringan listerik rusak total sehingga pemadaman listerik tidak bisa dihindari. Di Kota Sumbawa besar misalnya, sejumlah pohon tumbang merusak dan merobohkan sejumlah tiang listerik. Rabu malam sekitar jam 11.00 wita sebuah gardu listerik di Ai Awak Kelurahan Seketeng, meledak dan seketika memadamkan aliran listerik diwilayah Kelurahan Seketeng hingga ke lingkungan Raberas.

Angin kencang juga mengakibatkan sering terjadinya arus pendek disejumlah pelanggan listerik di Sumbawa, seperti yang terjadi Rabu malam kemarin di Kantor Kecamatan Moyo Utara yang mengakibatkan terjadinya kebakaran, Tetapi kebakaran itu segera diatasi karena kesigapan warga setempat dibantu kehadiran pemadam kebakaran Sumbawa.

Mengantipasi gejala alam yang tidak bersahabat beberapa hari ini PT.PLN Sumbawa ternyata sudah menyiapkan sebuah tim yang berjaga-jaga selama 24 jam. Berkat kesiapan Tim inilah,masarakat Kabupaten Sumbawa tidak terlalu kesulitan menikmati listerik walaupun setiap hari selalu mati.

Ronald, salah seorang anggota Tim PLN itu mengakui listerik masih sering padam namun itu hanya terjadi jika terjadi emergensi seperti pohon tumbang, travo yang meledak dll. ā€œ Namun semua itu bisa segera ditangani berkat kesiapan tim yang kami bentuk dan tidak melebehi 24 jam listerik sudah menyala ā€œ tegas Ronald.

Iklan

Perihal admin
Hobi Menulis

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: