IKHTIAR YANG BERBUAH MANIS

4Kerja keras Pemerintah Provinsi NTB telah menampakkan hasil nyata. Pertumbuhan ekonomi NTB melaju cepat. Kunjungan wisatawan meningkat drastis. Pembangunan infrastruktur terus digenjot. Berbagai penghargaan nasional pun diraih Gubernur NTB. Kini, ikhtiar itu mulai berbuah manis.
Dalam rentang waktu 2008 hingga 2012, satu per satu penghargaan diterima Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB di bawah kepemimpinan Dr TGH Zainul Majdi, MA – Wakil Gubernur Ir H Badrul Munir, MM. Penghargaan itu bukan saja datang dari presiden dan wakil presiden tapi juga berasal dari kementerian dan lembaga tinggi negara.  Baru-baru ini Gubernur TGH M Zainul Majdi menerima penghargaan Bintang Maha Puta Utama dari presiden Susilo Bambang yudhoyono (SBY).

Ini merupakan penghargaan yang diberikan kepada putra-putri terbaik negeri ini yang telah berjasa sangat luar biasa di berbagai bidang yang bermanfaat bagi keutuhan, kelangsungan dan kejayaan bangsa dan negara, serta peran yang bersangkutan dalam pembangunan berbagai bidang pembangunan.
Tahun 2008, Gubernur NTB mendapatkan penghargaan Ksatria Bhakti Husada dari Presiden RI. Tahun berikutnya, Oktober 2009, gubernur kembali mendapatkan Penganugerahan Tanda Kehormatan “Satyalencana Pembangunan” dari Presiden SBY.
Wakil Presiden Budiono lebih dulu memberikan Investment Award kepada Gubernur. Dari Museum Rekor Indonesia (MURI) gubernur mendapatkan Rekor Gubernur Termuda di Indonesia dengan Umur 36 tahun 3 bulan 17 hari pada tanggal 17 September 2008 saat dilantik.
Dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK),  Pemprov NTB mendapatkan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dalam pengelolaan keuangan daerah. Baik anggaran yang berasal dari APBD maupun APBN. Pada tahun-tahun sbelumnya laporan keuangan pemprov selalu diberi nilai disclaimer oleh BPK. Ini menunjukkan penggunaan keuangan daerah mulai dipergunakan secara terbuka, transparan dan akuntable.
Penghargaan dari kementerian negara justru jumlahnya lebih banyak. Mulai dari Penghargaan Agro Inovasi 2009 dari Menteri Pertanian Anton Apriyantono. Penghargaan Paramdhana Utama Koperasi Sebagai Provinsi Penggerak Koperasi tahun 2009, dari Menteri Negara Koperasi dan UMKM. Penghargaan Adibakti Mina Bahari Tingkat Nasional Tahun 2009 dari Menteri Kelautan dan Perikanan RI.
Tahun 2009 dalam satu tahun NTB mendapatkan dua buah penghargaan bidan pariwisata-Indonesia Tourism Award(ITA) dari Menteri Kebudayaan dan Pariwisata RI dan Nominee The 2nd Indonesia MICE AWARDS 2009 dari Menteri Kebudayaan dan Pariwisata RI, Kategori Kepala Daerah Tingkat I dalam Pengembnagan MICE di Wilayannya. Tahu 20120 mendapatkan Penghargaan”The best Province in Tourism Development” dari Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata.
Lalu ada Penghargaan “Regional Champion 2010” dari Kepala BKPM-RI sebagai Daerah Potensial Pengembangan Investasi Nasional Untuk Mencapai Target Investasi Nasional Untuk Mencapai Target Investasi 1000 Trilyun Tahun 2014. Ada juga penghargaan sebagai Pembina Provinsi Kategori Tim Pemelihara dan Pengelola Prasarana (TP3) Peringkat 2 Nasional Tahun 2010 Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Perdesaan dari Menteri Dalam Negeri RI-19Maret 2010.
Penghargaan sebagai Pembina Provinsi Kategori Kader Pemberdayaan Masyarakat Desa (KPMD) Peringkat 2 Nasional Tahun 2010 Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Pedesaan dari Menteri Dalam Negeri RI, Tanggal 19 Maret 2010. Penghargaan  sebagai Penyelengagra Pelayanan terpadu Satu Pintu Kualifikasi Bintang 3 dibidang Penanaman Modal Tahun 2010. Baru-baru ini gubernur juga mendapatkan penghargaan Transmigand Award dari Kementerian tenaga Kerja dan Transmigrasi. Penghargaan ini diberikan atas peran dan kerja sama Pemprov NTB dalam proses penempatan transmigrasi asal NTB.
Yang eranyar adalah Penghargaan Adhikarya Pangan Nusantara, 14 Desember 2012 lalu. Penghargaan tertinggi berupa Adhikarya Pangan Nusantara Diserahkan oleh Presiden selaku Ketua Dewan Ketahanan Pangan.
Pelajaran
Membicarakan kembali berbagai macam penghargaan itu, bukan bermaksud untuk menyombongkan atau membangga-banggakan diri. Membicarakan hal itu justru supaya kita lebih bersemangat dan termotivasi untuk bekerja. Dengan bermodalkan semangat dan motivasi bekerjam berbagai hambatan Insya Allah bisa kita atasi.
Deretan penghargaan itu juga menandakan, sumber daya manusia yang kita miliki sudah mampu bersaing dengan daerah-daerah lain. Begitu juga dalam capaian pembangunan, sudah selangkah lebih maju dari pada tahun-tahun sebelumnya.
Berbagai penghargaan di atas tentu tidak datang dengan sendirinya. Penghargaan itu diperoleh melalui perencanaan dan kerja keras banyak pihak. Apa lagi penghargaan itu bukan saja diterima oleh gubernur dan wakil gubernur tapi juga diberikan kepada kepala dinas yang berprestasi.
Setiap prestasi merupakan akumulasi dari kerja keras dan kedisiplinan seluruh pegawai Pemprov bersama masyarakat NTB. Kerja keras pemerintah daerah tidak akan bisa membuahkan hasil amanakala tidak didukung oleh masyarakat. Dalam setiap pembangunan masyarakat bukan entitas diam tapi hidup dan bergerak bersama pemerintah. Tidak mudah mendapatkan penghargaan dari pemerintah pusat. Selain harus membuat perencanaan program yang baik dan tepat sasaran dibutuhkan juga kekompakan tim konsistensi dalam bekerja. Lebih-lebih kesuksesan pembangunan sebuah daerah tidak ditentukan oleh sosok kepala daerah semata tanpa dukungan pembantu-pembantunya.
Berbagai penghargaan menunjukan adanya kekompakan antara gubernur, wakil gubernur dan para Kepala Dinas (SKPD) yang membantunya. Tidak mau kalah dengan gubernur, para kepala dinas pun berlomba mencapai hasil terbaik dalam bekerja. Dan yang terpenting bagaimana mereka mampu menerjemahkan program unggulan yang telah dicanangkan oleh gubernur-wakil gubernur melalui program konkret.
Berkat penghargaan itu dengan sendirinya perhatian dan apresiasi pemerintah pusat terhadap NTB semakin besar. Ini jelas akan berdampak terhadap citra daerah dimata publik luar. Perhatian dan kepercayaan itulah yang akan menjadi modal yang sangat berharga bagi pemerintah daerah dalam menggerakkan pembangunan daerah ini.
Bagusnya citra NTB dari pandangan publik luar dampaknya telah dirasakan secara langsung oleh masyarakat NTB. Buktinya, beberapa kali NTB ditunjuk sebagai tuan rumah event nasional dan internasional, Mulai dari Hari Keluarga Nasional (Harganas), pertemuan para menteri-menteri se-ASEAN dan lain sebagainya. Presiden SBY pun beberapa kali memilih Lombok sebagai tempat rapat kabinet dengan menteri-menterinya.
Dampak ekonomi secara langsung hotel dan penginapan menjadi penuh. Gedung-gedung pertemuan full boking. Rumah makan dan pedagang makanan serta kerajinan sebagai oleh-oleh bagi tamu yang datang bisa panen keuntungan. Tiket pesawat dari dan keluar Lombok menjadi sulit didapatkan pada hari-hari tertentu. Pemilik penyewaan mobilpun menuai barokahnya. Karena jangan heran kalau jasa penyewaan mobil bertebaran di jalan utama.
Inilah megapa setiap pembangunan manfaatnya wajib bisa dirasakan oleh masyarakat. Kalau manfaatnya hanya dirasakan oleh pemerintah saja percuma. Dan keuntungan pembangunan bukan hanya dilihat dari segi materialnya saja tapi harus dilihat dampak sosial budayanya bagi masyarakat. Kemampuan mendapatkan perhatian dari pihak luar justru keuntungan yang sangat berharga sebagai setiap modal menggerakkan mesin pembangunan.
Melihat berbagai capaian yang telah diperoleh oleh Pemprov NTB selama 5 tahun nelakangan ini wajar kalau ada yang mengatakan predikat NTB NTB sebagai daerah tertinggal ,ulai terbantahkan. NTB sebagai daerah terbelakang sudah lewat. Kini kondisi NTB sudah jauh berubah dari periode sebelumnya.
Masyarakat NTB sudah memiliki Bandara Internasional Lombok (BIL) sehingga masyarakat bisa terbang langsung keberbagai negara yang diinginkan. Begitu juga dengan wisatawan mancanegara yang ingin masuk NTB kini mendapatkan akses yang lebih mudah.
Embarkasi haji yang diimpi-impikan puluhan tahun oleh umat muslim NTB juga telah terwujud tahun ini. Jamaah hajibisa terbang langsung ke tanah suci tanpa harus transit lama di Surabaya. Semua prestasi diatas merupakan capaian pembangunan yang patut disyukuri.
Terkait dengan itu, kita harus yakin dan percaya bahwa setiap kerja keras yang disertai dengan erencanaan dan konsistensi akan selalu menghasilkan buah yang manis. Inilah bukti kerja keras selalu akan melahirkan buah yang manis.
Inilah pelajaran sekaligus kado istimewa hari ulang tahun emas NTBbersaing (beriman dan berdaya saing). Semoga kita termasuk dalam golongan umat yang pandai bersyukur atas nikmat Allah SWT yang diberikan kepada kit.Amin.(

Iklan

Perihal admin
Hobi Menulis

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: