DALAM LOKA ( Istana Sultan Sumbawa )

001Bala Rea atau Dalam Loka atau juga sering disebut Istana Tua merupakan bekas Istana Sultan Sumbawa Kaharuddin III.: bangunan ini  memiliki banyak ruangan dengan fungsinya masing-masing. Antara lain sebagai berikut :

1. Lunyuk Agung, terletak di bagian depan. Merupakan ruangan tempat dilangsungkannya musyawarah, resepsi, dan serangkaian kegiatan penting lainnya.

2. Lunyuk Mas, adalah ruangan khusus bagi permaisuri, para isteri menteri dan staf penting kerajaan ketika dilangsungkan upacara adat. Letaknya bersebelahan dengan Lunyuk Agung.

3. Ruang Dalam sebelah barat, terdiri dari kamar-kamar yang memanjang dari arah selatan ke utara sebagai kamar peraduan raja ( Repan ) yang hanya di sekat kelambu dengan ruangan sholat. Di sebelah utara Ruang Dalam merupakan kamar tidur Permaisuri bersama dayang-dayang.

4. Ruang Dalam sebelah timur, terdiri atas empat kamar, diperuntukkan bagi putra/putri Raja yang telah berumah tangga. Di ujung utaranya adalah letak kamar pengasuh rumah tangga.

5. Ruang Sidang, terletak pada bagian utara (bagian belakang) Bala Rea. Pada malam hari ruangan ini digunakan sebagai tempat tidur para dayang.

6. Dapur terletak berdampingan dengan ruang perhidangan.

7. Kamar mandi, terletak di luar ruang induk, yang memanjang dari kamar peraduan raja hingga kamar permaisuri.

8. Bala Bule, letaknya persis di depan ruang tamu permaisuri ( Lunyuk Mas), berbentuk rumah dua susun. Lantai pertama yang sejajar dengan Bala Rea sebagai tempat putra/putri raja bermain, sedangkan lantai dua untuk tempat Permaisuri beserta istri para bangsawan menyaksikan pertunjukkan yang dilangsungkan di lapangan istana.

Diluar bangunan Bala Rea yang kini dikenal sebagai Dalam Loka, sebagai kesatuan dari keseluruhan komplek Istana ( Dalam ), pada zaman dahulu masih terdapat beberapa bagian penting istana, yakni Keban Alas ( kebun istana ), Bala Buko ( gapura ) tembok istana, Bale Jam ( rumah jam ), tempat khusus diletakannya lonceng kerajaan. Namun sekarang sudah hilang berikut bangunan nya dan tidak jelas hilangnya sejak kapan. Yang pasti Lonceng kerajaan, dipindahkan ke Bale Jam ( rumah lonceng ) didepan Istana Baru Sultan Sumbawa yang kini dikenal sebagai Wisma Praja.

Iklan

Perihal admin
Hobi Menulis

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: