MASARAKAT DESA TEPAL MENGAKU BELUM MERDEKA

DESA TEPAL 001Desa Tepal adalah salah satu desa yang berada diwilayah  kecamatan Batu Lanteh tepatnya di punggung Gunung Batu Lanteh gunung tertinggi di Kabupaten Sumbawa.

Desa ini berjarak kurang lebih 60 km kearah Selatan Kota Sumbawa Besar. Untuk menuju ke tempat ini hanya ada satu cara yaitu dengan naik kendaraan jenis hardtroop/hardtop, itupun normalnya jika musim kemarau. Kalau musim hujan tambah parah dan jarak tempuhnya bisa sehari semalam bahkan tidak jarang menginap dijalan. Yaa..karena jalan ke Desa tsb. Masih seadanya yakni jalan tanah,mulai dari Desa Batu Dulang hingga ke Tepal.

Masarakat setempat mengklaim dirinya belum merasakan kemerdekaan Indonesia negara yang dibanggakan itu. “ Kami selalu dijanjikan untuk perbaikan jalan,namun janji tetaplah janji yang tidak kunjung dipenuhi “ ujar pak Sam warga Tepal.

Desa tepal merupakan desa yang sangat unik,hawanya sejuk karena terletak dikawasan puncak pegunungan Batu Lanteh . Masyarakat desa ini tetap teguh memegang tradisi yang turun temurun dari pendahulunya. Mulai dari upacara adat pernikahan, bentuk rumah dan cara berpakaian.

“ Namun kami masih bersyukur bahwa kendaraan sudah bisa masuk ke Desa Tepal “ tegas Salim membandingkan dengan ketika ia masih kecil dahulu yang hanya bisa dengan berkuda ke Desanya. Dalam perjalanan berkuda melewati jalan setapak di sela rerimbunan pohon yang lebat yang merupakan ciri hutan tropis Sumbawa hampir kita tidak pernah merasakan terik matahari dan yang lebih mengasyikkan lagi kita dapat menikmati perjalanan lewat tepi jurang yang terjal pada jalan mendaki dan menurun.

Sejumlah sungai yang yang mengalir dari punggung Gunung Batu Lanteh yang masih alami dan sangat jernih serta kicauan burung berbagai jenis maupun pepohonan berumur sangat tua merupakan pemandangan yang selalu kita jumpai. Ketika kita dalam perjalanan ke Tepal, kita juga bisa melihat kebun kopi milik masyarakat sebagai sumber utama ekonomi penduduk setempat. Maka tidak jarang dalam perjalanan kesana kita akan bertemu dengan masyarakat yang akan datang ke kota memikul kopi dan kulit kayu manis dengan kuda yang sarat dengan aneka hasil hutan seperti kemiri, madu, dan rotan.

Masarakat Desa Tepal dan desa-desa lainnya diwilayah itu masih berharap agar pemerintah bisa membangun jalan yang lebih bagus ke desa mereka agar hasil pertanian mereka bisa dibawa ke kota dengan ongkos yang tidak terlalu mahal.

Iklan

Perihal admin
Hobi Menulis

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: