SEJARAH ZIKRULLAH

Ketika Rasulullah melakukan perjalanan bersejarah Israk Mikraj beliau menerima perintah sholat lima kali sehari semalam dari Allah Swt. Selain itu Rasulullah juga menerima wasiat dari Nabi Ibrahim AS untuk diamalkan oleh Nabi dan ummatnya. Wasiat itu adalah kalimah agung “Dzikrullah” yakni Subhaanallah, Walhamdulillah, Walaailaahaillallah, Allahu Akbar.
Selesai menerima wasiat tsb.Rasulullah bersama Jibril turun kebumi. Didalam perjalanan Rasulullah bertanya kepada Jibril, bagaimanakah cerita kalimah agung tsb. Lalu Jibril menjawab satu persatu mulai dari kalimah ; SUBHAANALLAH :

Kalimah ini bermula dari perintah Allah kepada para malaikatnya agar Arsy tempat bersemayamnya Allah Swt ditopang oleh para malaikat. Namun salah satu diantaranya mengakatakan, sungguh berat Arsy ini ya Allah. Maka Allah lalu meminta para malaikatnya untuk membaca Subhaanallah ( Maha Suci Allah ) dan seketika beban berat para malaikat itu menjadi ringan hingga hari ini. Kalimah itu menjadi tasbih para malaikat hingga Allah menciptakan Nabi Adam as.

Ketika Nabi Adam as baru saja diciptakan Allah swt ia kemudian bersin dan bersinnya itu menggema diseluruh pelosok syurga dan semua yang ada menunduk mendengar bersin Nabi Adam as. tsb. Lalu Allah memerintahkan Nabi Adam untuk mengucapkan kalimah hamdalah ” Alhamdulillah ” ( Segala puji bagi Allah ) dan Nabi Adam pun lalu mengucapkan kalimah agung itu.Allah langsung menjawab dengan kalimah ” Yarhamuka Rabbuka ” ( Karena rahmat itulah aku menciptakanmu ) hai Adam. Kemudian para malaikat Allah menggabungkan kedua kalimah agung itu ” Subhanallal Walhamdulillah ” setiap hari nya hingga diutusnya Nabi Nuh as.

Manusia pertama yang menyembah berhala dimuka bumi ini adalah ummat Nabi Nuh as. Karena itu Allah Swt memerintahkan kepada Nabi Nuh untuk menegaskan kepada ummatnya bahwa LAA ILAAHA ILLA ALLAH ” Tiada Tuhan selain Allah ” agar mereka mendapat rahmat dan syafaat dari Allah Swt. Nabi Nuh pun melaksanakan perintah Allah dan sebagian ummatnya beriman kepada Allah Swt. dan sebagian lagi ingkar terhadap Allah swt. Malaikat pun bertasbih dengan menggabung ketiga kalimah agung itu hingga ke zaman Nabi Ibrahim as.” SUBHANALLAH WALHAMDULILLAH WALAA ILAAHA ILLAH ALLAH “

ALLAHU AKBAR : Kalimah ini mulai populer ketika Nabi Ibrahim As melaksanakan perintah Allah Swt menyembelih putra tercintanya. Nabi Ibrahim melakukannya dengan ikhlas dan pasrah kepada Allah Swt. Namun Allah kemudian mengganti putranya ( Ismail ) dengan seekor domba yang tentu saja mengagetkan Nabi Ibrahim. Disaat itulah Nabi Ibrahim dengan mengangkat kedua tangannya melafaskan kalimah Allahu Akbar ( Allah Maha Besar ) Malaikat pun menggabungkan empat kalimah agung itu menjadi satu ” Subhanallah,Walhamdulillah Walaailaahaillallah,Allahu Akbar “

Mendengar penjelasan Malaikat Jibril, Rasulullah pun terkagum-kagum sembari beliau melafaskan ” Walaahaula wala quwwata illa billahil adziem ” ( Tiada daya dan tiada kekuatan melainkan dengan pertolongan Allah Yang Maha Tinggi dan Maha Agung ). Hingga hari ini para malaikat Allah selalu mengucapkan empat kalimah agung ” Subhanallah walhamdulillah, walaa illaaha illallah wallahu akbar, La haula wala quwwata illa billahil aliyil adziem”

Rasulullah SAW menegaskan, bagi ummatku yang melafaskan kalimah agung tersebut 33 kali dalam setiap selesai sholat fardu maka dosa-dosanya akan diampuni Allah Swt.
Wallahu a’lam.

Iklan

Perihal admin
Hobi Menulis

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: